Berdikari.co, Bandar Lampung - Menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran
tahun 2025, sebanyak 69 titik jalan tol Lampung mulai diperbaiki.
PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll sebagai pengelola Tol Bakauheni-Terbanggi
Besar (Bakter) mulai melakukan perbaikan di sejumlah ruas jalan bebas hambatan
tersebut maupun di rest area.
Project Manager PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll, Riadiano Muhammad,
mengatakan perbaikan jalan tol dilakukan guna memberikan keamanan dan
kenyamanan bagi para pengguna jalan tol saat arus mudik Idul Fitri 1446
Hijriah/2025 Masehi.
"Beberapa perbaikan memang selalu rutin kami lakukan, namun kini kami
lebih intens lagi karena menjelang musim mudik lebaran 2025 tiba," kata
Riadiano, Kamis (27/2/2025).
Ia mengungkapkan, perbaikan yang dilakukan seperti perawatan jalan secara
rutin serta peningkatan jasa layanan operasional mulai dari layanan transaksi,
layanan lalu lintas, layanan rest area, layanan pemeliharaan serta layanan
pengamanan.
"Untuk perawatan jalan selama Februari hingga menjelang ramadhan 2025
berupa pengerjaan rigid pavement mainroad atau perkerasan jalan beton di 69
titik di sepanjang 140 KM ruas tol Bakter," jelasnya.
Riadiano menjelaskan, guna mencegah kecelakaan karena pengendara mengantuk,
pihaknya juga menambahkan rumble strip yakni perangkat keselamatan jalan berupa
garis melintang bergelombang.
"Rumble strip dipasang di KM 121 A, KM KM 12 B, KM 14 B, dan KM 15 B
serta menyiapkan jalur penyelamat rem blong di KM 01+00 Jalur B dan di KM
00+600 Jalur B," kata dia.
Sementara untuk di jalur rawan kecelakaan, pihaknya juga menambah speed
reducer atau marka keselamatan yang berfungsi sebagai ilusi mata efek visual
agar para pengguna jalan dapat mengurangi kecepatan kendaraan dan lebih
berhati-hati.
"Alat ini kami pasang di di KM 105+800 B sampai KM 105+200 B, kemudian
kami juga menyiapkan jalur penyelamat rem blong di dekat gate masuk Pelabuhan
Bakauheni," ungkapnya.
Manager Area Tol Bakter, Andri Pandiko, menambahkan seluruh fasilitas umum
seperti MCK, masjid, tenant umkm penjual makanan, ruang laktasi, serta akses
disabilitas bisa digunakan dan dimanfaatkan.
"Ini semua untuk kenyamanan pemudik saat melintasi jalan Tol Bakter
yaitu dengan meningkatkan kebersihan toilet dan masjid yang ada di rest area,
kami juga menyediakan ruang laktasi dan juga akses untuk disabilitas" imbuhnya.
Andri mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan beberapa instansi akan
mendirikan posko di rest area, seperti posko Dinas Kesehatan, Posko ASDP, Posko
Kepolisian, serta Posko SPKLU dari PLN.
"Kami juga menyiapkan enam rest area yaitu Rest Area KM 20B, Rest Area
KM 33B, Rest Area KM 498, Rest Area KM 67B, Rest Area KM 87B, dan Rest Area KM
116 B," kata dia.
“Nantinya keenam rest area tersebut juga dapat digunakan untuk pengaturan
delay system guna mengantisipasi penumpukan kendaraan di Pelabuhan
Bakauheni," imbuhnya.
Ia mengimbau kepada para pengguna jalan agar rajin mengecek kendaraan agar tetap dalam kondisi prima, dan tidak mengemudi dalam kondisi mengantuk. “Jika mengantuk dapat beristirahat di rest area," ujarnya. (*)