Berdikari.co, Bandar Lampung - Menjelang pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di tingkat kecamatan, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Lampung terus mematangkan kesiapan struktural partai.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menggelar Fit and Proper Test (uji kelayakan dan kepatutan) bagi para calon Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Provinsi Lampung.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Lampung, Palgunadi, menyampaikan bahwa uji kelayakan ini merupakan instrumen penting partai dalam menjamin kualitas kepemimpinan di tingkat akar rumput.
Menurutnya, Ketua PAC memegang peran vital sebagai ujung tombak operasional partai yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Ketua PAC harus memahami secara utuh tugas pokok dan fungsinya, termasuk sistem koordinasi organisasi mulai dari tingkat Ranting hingga DPD. Ini menjadi syarat mutlak agar kerja-kerja kepartaian dapat berjalan efektif,” ujar Palgunadi, saat diwawancarai di Kantor DPD PDI Perjuangan Lampung, Senin (19/1/2026).
Pelaksanaan fit and proper test dilakukan secara daring melalui platform Zoom dan dipimpin langsung oleh jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Lampung.
Metode ini dipilih untuk menjaga objektivitas sekaligus meningkatkan efisiensi proses seleksi di tengah padatnya agenda konsolidasi organisasi.
Palgunadi menjelaskan, materi uji kelayakan difokuskan pada kemampuan manajerial dan operasional para calon Ketua PAC.
Berbeda dengan pengurus di level yang lebih tinggi yang lebih banyak berperan dalam perumusan kebijakan strategis, pengurus PAC dituntut memiliki ketangkasan dalam menjalankan program kerja partai secara langsung di lapangan.
Para peserta yang mengikuti fit and proper test merupakan kader-kader terbaik yang diusulkan melalui mekanisme berjenjang, mulai dari tingkat Ranting dan PAC, serta tambahan usulan dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC). Setiap kecamatan diwajibkan mengirimkan sedikitnya lima nama calon untuk mengikuti proses seleksi tersebut.
"DPD menargetkan lahirnya Ketua PAC yang memiliki kapasitas di atas rata-rata. Bukan sekadar populer, tetapi mampu mengoordinasikan barisan di bawahnya secara kolektif dan solid,” tegas Palgunadi.
Ia menambahkan, tujuan utama dari proses ini adalah memastikan Ketua PAC terpilih tidak hanya unggul secara personal, tetapi juga mampu membangun kerja sama yang kuat dengan pengurus Ranting dalam menjalankan agenda-agenda kepartaian.
Hingga saat ini, proses konsolidasi organisasi PDI Perjuangan di Provinsi Lampung menunjukkan perkembangan positif.
Dari total 15 kabupaten/kota, wilayah Lampung Barat dan Pesisir Barat telah menuntaskan tahapan Musancab.
Langkah konsolidasi secara maraton ini diharapkan dapat menjaga mesin partai PDI Perjuangan di Lampung tetap solid, responsif, dan siap menghadapi dinamika politik ke depan dengan struktur organisasi yang lebih segar dan kompeten.
Diketahui jadwal pelaksanaan fit and proper test Senin (19/1/2026) hari ini diikuti oleh para calon ketua PAC dari Kabupaten Mesuji, Pringsewu, Bandar Lampung, Tulang Bawang Barat, Lampung Timur, Lampung Selatan, Metro dan Lampung Tengah. Sedangkan untuk sejumlah kabupaten lainnya akan dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung.
Adapun Fungsionaris DPD PDI Perjuangan Lampung yang hadir yaitu Sekretaris, Palgunadi, Wakil Ketua DPD, Donald Harris Sihotang, Aprilliati, Ali Johan, Juandi Sinurat, I Wayan Aryudi, Grace Purwo Nugroho, Aribun Sayunis, Deddy Candra Wijaya, Wakil Bendahara, M. Razid Labib Akram. (*)

berdikari









