Berdikari.co, Bandar Lampung - DPRD
Provinsi Lampung menyatakan dukungan penuh terhadap program pembangunan pagar
permanen di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) sebagai upaya strategis
untuk mengatasi konflik antara gajah Sumatra dan masyarakat di desa-desa
penyangga.
Dukungan tersebut disampaikan Ketua DPRD
Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar dalam kegiatan Gerakan Bersatu dengan Alam
yang diselenggarakan oleh Kodam XX/Radin Inten di Kantor Balai Taman Nasional
Way Kambas, Labuhan Ratu Lama, Kabupaten Lampung Timur. Senin (26/1/26).
Ahmad Giri Akbar menegaskan, dukungan DPRD
Lampung terhadap program pagar permanen sejalan dengan komitmen lembaga
legislatif dalam mendorong pelestarian lingkungan hidup.
Hal ini sekaligus menjalankan fungsi
pengawasan terhadap kebijakan dan program pemerintah daerah yang berkaitan
dengan pengelolaan kawasan konservasi dan mitigasi konflik satwa liar.
“Pembangunan pagar permanen di sepanjang
perbatasan TNWK dengan desa penyangga merupakan langkah penting untuk menekan
potensi konflik gajah–manusia, sekaligus melindungi masyarakat dan satwa liar,”
ujarnya, seperti dikutip dari kupastuntas.co, Senin (26/01/2026).
Ia menambahkan, DPRD Provinsi Lampung akan
mengawasi secara optimal pelaksanaan kebijakan dan program penanganan konflik
satwa liar agar berjalan sesuai ketentuan serta terkoordinasi dengan baik
antarinstansi terkait.
Selain mendukung pembangunan pagar permanen,
Ketua DPRD Provinsi Lampung juga mendorong penguatan dan penambahan Masyarakat
Mitra Polhut (MPP) di desa-desa yang berbatasan langsung dengan kawasan Way
Kambas.
Menurutnya, peran MPP sangat strategis dalam
meningkatkan pengawasan dan mencegah masuknya satwa liar ke wilayah permukiman
penduduk.
Kegiatan Gerakan Bersatu dengan Alam juga
diisi dengan sesi urun rembuk yang membahas pengelolaan kawasan Taman Nasional
Way Kambas serta langkah-langkah mitigasi konflik satwa liar dengan masyarakat
desa penyangga.
Forum ini menjadi ruang koordinasi dan
pertukaran pandangan antar pemangku kepentingan untuk merumuskan solusi bersama
yang berkelanjutan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur
Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Pangdam XX/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei
Sianturi, Danrem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Haryantana, Bupati Lampung Timur
Ela Siti Nuryamah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi
Lampung, unsur TNI dan Polri, Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas, serta
sejumlah tamu undangan lainnya.
Kehadiran unsur pimpinan daerah dan instansi
terkait mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat koordinasi lintas sektor
guna menjaga kelestarian lingkungan hidup dan keberlanjutan ekosistem di
Provinsi Lampung, khususnya di kawasan Taman Nasional Way Kambas. (*)

berdikari









