Berdikari.co, Bandar Lampung - Hujan deras yang mengguyur wilayah Lampung sejak Minggu hingga Senin (1–2/2/2026) memicu banjir di tiga kabupaten. Akibatnya, ratusan rumah warga tergenang air.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung mencatat banjir terjadi di Kabupaten Lampung Utara, Way Kanan, dan Lampung Timur dengan ratusan rumah warga terdampak.
Analis Bencana BPBD Provinsi Lampung, Wahyu Hidayat, mengatakan di Kabupaten Lampung Utara banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Way Rarem pada Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 17.40 WIB.
"Luapan sungai tersebut menggenangi permukiman warga di Lingkungan Rawa Karya, Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, serta Lingkungan Muara Jaya atau Pasar Lama, Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi Kota," kata Wahyu, Senin (2/2/2026).
Ia menjelaskan, berdasarkan data sementara, sebanyak 52 rumah warga di Lingkungan Muara Jaya terdampak banjir. Sementara di wilayah Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, tercatat sekitar 50 rumah terendam dengan ketinggian air mencapai 1,90 meter.
Meski demikian, BPBD memastikan tidak terdapat korban jiwa maupun laporan kerugian material dalam peristiwa tersebut.
"Petugas telah melakukan koordinasi dengan Kasi Penanggulangan Bencana Kecamatan Kotabumi Selatan, Kecamatan Kotabumi Kota, serta RT setempat," ujarnya.
Selain itu, BPBD juga melakukan pendataan terhadap warga terdampak guna memastikan kebutuhan darurat dapat segera ditindaklanjuti.
"Banjir juga dilaporkan terjadi di Kabupaten Way Kanan. Peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Negeri Agung, Kecamatan Negeri Agung, pada Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 06.39 WIB," jelasnya.
Banjir dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sehingga mengakibatkan Sungai Way Besai meluap dan menggenangi rumah-rumah warga.
"Hingga laporan diterima, banjir masih menggenangi sejumlah permukiman, dan tim BPBD setempat terus melakukan evakuasi serta pemantauan kondisi warga terdampak," tuturnya.
Wahyu melanjutkan, banjir juga menggenangi Kabupaten Lampung Timur, khususnya di Kelurahan Mulyo Asri, Kecamatan Bumiagung, pada Senin (2/2/2026) sekitar pukul 09.44 WIB.
Ia menerangkan, hujan deras menyebabkan genangan air yang merendam rumah warga serta lahan persawahan. Tim BPBD bersama Pusdalops telah turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan dan pendataan dampak banjir.
"Hingga saat ini, tidak terdapat laporan korban jiwa, korban luka, maupun warga hilang akibat rangkaian bencana banjir tersebut," papar Wahyu.
Ia mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan banjir dan bantaran sungai, untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi serta segera melapor kepada aparat setempat jika terjadi kondisi darurat. (*)
Berita ini telah terbit di Surat Kabar Harian Kupas Tuntas edisi Selasa 03 Februari 2026 dengan judul “Hujan Deras Picu Banjir di Tiga Kabupaten, Ratusan Rumah Tergenang”

berdikari









