Logo

berdikari BERITA LAMPUNG

Jumat, 06 Februari 2026

Siswa Kerap Datang Terlambat ke Sekolah Gegara Jembatan Way Bungur Lamtim Mangkrak

Oleh Redaksi

Berita
Jembatan Kali Pasir atau Jembatan Way Bungur yang dibangun di atas Sungai Batanghari. Foto: Ist.

Berdikari.co, Bandar Lampung - Mangkraknya Jembatan Way Bungur di Kabupaten Lampung Timur menorehkan kegetiran bagi para pelajar yang harus menyeberang sungai untuk menuju sekolah.

Para pelajar asal Desa Tanjung Tirto hampir setiap hari terlambat masuk sekolah di Desa Kali Pasir yang berada di seberang sungai.

Wakil Kepala SMAN 1 Way Bungur Ahmad Saiful mengungkapkan kondisi tersebut. Sejauh ini, pihak sekolah masih memaklumi alasan keterlambatan para siswa. Karena keterbatasan angkutan perahu klotok untuk mengangkut pelajar, pihak sekolah pun mengambil kebijakan tersendiri.

"Ya, kami berikan dispensasi. Jadi, jam berapa pun mereka sampai tetap diizinkan masuk kelas," kata Saiful, dikutip dari Kompas.com, Rabu (4/2/2026).

Bahkan, saat periode ujian sekolah, para pelajar tersebut disarankan menginap di rumah kerabat atau teman di Desa Kali Pasir.

Saiful mencontohkan, pada pelaksanaan ujian beberapa waktu lalu, hampir seluruh pelajar yang berasal dari Desa Tanjung Tirto menginap di Desa Kali Pasir agar tidak terlambat mengikuti ujian.

"Anak-anak banyak yang menginap di rumah temannya supaya tidak terlambat ujian," kata Saiful.

Kondisi tersebut juga dialami Praja, salah satu pelajar asal Desa Tanjung Tirto. Ia mengaku hampir setiap hari terlambat masuk sekolah karena harus bergantian menaiki perahu menuju sekolah.

"Ya, hampir setiap hari. Untungnya sekolah tidak apa-apa, tetap boleh masuk," ungkap Praja.

Praja juga biasanya mempersiapkan pakaian ganti setiap kali berangkat sekolah. Ia mengaku pernah terjatuh saat hendak naik ke atas perahu.

"Pokoknya pakaian selalu basah. Sepatu saya pakai di sekolah karena pasti kena air saat naik perahu," ungkapnya. (*)

Berita ini telah terbit di Surat Kabar Harian Kupas Tuntas edisi Jumat 06 Februari 2026 dengan judul “Siswa Kerap Datang Terlambat ke Sekolah”

Editor Didik Tri Putra Jaya