Berdikari.co, Bandar Lampung - Persiapan keberangkatan jemaah haji asal Provinsi Lampung tahun 2026 hampir rampung. Seluruh tahapan kini tinggal menunggu jadwal keberangkatan, seiring dengan peningkatan layanan dan tambahan kuota yang memastikan tidak ada jemaah cadangan yang tertunda.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Lampung, Ansori F. Citra, menyampaikan bahwa pelunasan biaya haji tahun ini telah selesai lebih awal, yakni pada Januari 2026, setelah seluruh jemaah dinyatakan memenuhi syarat istitha’ah.
"Alhamdulillah untuk jemaah haji Lampung tinggal menunggu keberangkatan. Tahun ini layanan haji semakin baik. Pelunasan sudah jauh lebih awal, pada bulan Januari sudah selesai. Syarat pelunasan juga harus melalui istitha'ah, dan jemaah kita dinyatakan memenuhi syarat sehingga bisa melunasi," kata Ansori saat dimintai keterangan, Rabu (2/4/2026).
Ia menjelaskan, berbagai tahapan persiapan telah dilakukan, mulai dari bimbingan manasik, pembagian buku panduan, hingga distribusi koper jemaah. Saat ini, distribusi koper dari maskapai Garuda Indonesia masih berlangsung dan dijadwalkan segera tuntas.
Kesiapan asrama haji dan petugas juga telah dipastikan. Dalam waktu dekat, pemerintah akan menggelar rapat koordinasi lintas instansi bersama Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) embarkasi untuk mematangkan seluruh persiapan teknis.
"Insyaallah hari Senin kita akan rapat bersama penyelenggara perhajian dengan PPIH embarkasi dari berbagai lintas instansi agar persiapan semakin matang," ujarnya.
Untuk tahun ini, jumlah jemaah haji Lampung tercatat sebanyak 5.869 orang. Angka tersebut meningkat dari kuota awal 5.827 jemaah, setelah adanya limpahan kuota dari DKI Jakarta yang tidak terserap.
"Kita mendapatkan limpahan kuota dari DKI Jakarta. Sehingga cadangan yang sudah melunasi di Lampung bisa diberangkatkan semua. Alhamdulillah, tidak ada lagi jemaah cadangan yang sudah melunasi tetapi tidak berangkat," jelasnya.
Ribuan jemaah tersebut akan diberangkatkan dalam 14 kelompok terbang (kloter). Sebanyak 13 kloter penuh akan dilayani maskapai Saudi Arabia Airlines, sementara satu kloter tambahan yakni kloter 14 Lampung berisi 136 jemaah akan diberangkatkan menggunakan Garuda Indonesia dan bergabung dengan jemaah asal DKI Jakarta.
Secara nasional, jemaah haji mulai masuk asrama pada 11 April 2026. Khusus Lampung, jemaah dijadwalkan mulai masuk asrama haji pada 25 April 2026.
"Yang akan mengawali adalah jemaah dari Bandar Lampung, Kloter 7 JKG atau Kloter 1 Lampung, dengan jumlah 445 jemaah sesuai kapasitas pesawat Saudi Arabia Airlines," katanya.
Selain itu, layanan ramah lansia dan penyandang disabilitas tetap menjadi prioritas. Petugas khusus disiapkan, termasuk penerapan layanan murur di Makkah, guna memastikan jemaah dapat menjalankan ibadah dengan nyaman.
"Kita tetap menggunakan layanan ramah lansia dan disabilitas. Mudah-mudahan jemaah lansia kita bisa terlayani dengan baik dan menjalankan ibadah secara maksimal," pungkas Ansori. (*)

berdikari









