Berdikari.co, Bandar Lampung - Proses pemberangkatan jamaah haji asal Embarkasi Antara Provinsi Lampung hingga Jumat (9/5/2026) berlangsung lancar dan kondusif. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mencatat sebanyak 13 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan menuju Tanah Suci.
Berdasarkan laporan harian PPIH, total jamaah yang telah masuk ke Asrama Haji mencapai 5.774 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 5.753 jamaah telah diberangkatkan ke Arab Saudi.
Sementara itu, sebanyak 21 jamaah tercatat mengalami penundaan keberangkatan akibat faktor kesehatan maupun kendala administrasi yang masih memerlukan penanganan lebih lanjut.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Lampung, Ansori F. Citra, mengatakan secara umum kondisi jamaah haji asal Lampung dalam keadaan baik dan seluruh proses pelayanan berjalan sesuai prosedur.
“Alhamdulillah, proses pemberangkatan jamaah haji asal Lampung hingga hari ini berjalan lancar. Seluruh petugas terus berupaya memberikan pelayanan terbaik mulai dari penerimaan jamaah di asrama, pemeriksaan kesehatan, hingga proses keberangkatan menuju embarkasi utama,” kata Ansori saat dimintai keterangan, Sabtu (9/5/2026).
Ansori menjelaskan, jamaah yang mengalami penundaan keberangkatan akan tetap mendapatkan pendampingan dan penanganan sesuai ketentuan demi menjaga keselamatan dan kelancaran pelaksanaan ibadah haji.
Ia juga mengimbau seluruh jamaah untuk menjaga kondisi fisik selama berada di Tanah Suci dengan mengatur pola istirahat serta mematuhi arahan petugas haji.
“Kami berharap seluruh jamaah haji asal Lampung diberikan kesehatan, kemudahan, dan kelancaran selama berada di Tanah Suci serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” ujarnya.
Kanwil Kemenag Lampung juga menyampaikan doa bagi seluruh jamaah agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan membawa keberkahan.
“Doa terbaik kami mengiringi seluruh jamaah. Semoga setiap langkah ibadah para tamu Allah dimudahkan dan menjadi haji yang membawa keberkahan bagi keluarga, daerah, dan bangsa,” tutup Ansori. (*)

berdikari









