Logo

berdikari BERITA LAMPUNG

Selasa, 09 November 2021

Muktamar NU Ke-34, Pemkab Lamteng Siapkan 400 Kamar Penginapan

Oleh Sutowo

8
Berita
Logo resmi Muktamar NU Ke-34. Foto: Ist

Berdikari.co, Lampung Tengah - Perhelatan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-34 makin dekat, pemkab Lampung Tengah berupaya semaksimal mungkin membantu lancarnya hajat besar ormas NU tersebut.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemkab Lampung Tengah Darf Ansory mengatakan, bahwa pemkab sudah mempersiapkan kamar penginapan untuk peserta muktamar dari luar daerah.

“Kita siapkan 400 kamar penginapan untuk warga NU di luar peserta, di empat kecamatan terdekat, yaitu Terbanggi Besar, Gunung Sugih, Bumi Ratu Nuban dan Seputih Agung, sedangkan untuk peserta muktamar, tiap kabupaten diperkirakan mengirim dua peserta dan tempat menginapnya sudah disiapkan oleh Pondok Pesantren Darusaadah di lingkungan pondok,” ujarnya, Selasa (9/11/21).

Ansory menjelaskan, pemkab Lamteng mempersiapkan kemungkinan adanya kedatangan peserta penggembira yang merupakan warga NU yang ingin ikut serta dalam acara muktamar, pihaknya memperkirakan setidaknya tiap setiap kabupaten akan ada lebih dari dua orang yang datang ke Lamteng, agar mereka tidak tidur di sembarang tempat, pihaknya pun berinisiatif menyiapkan penginapan.

"Terkait hotel di Bandar Jaya, info yang saya dengar sudah ada di booking dari para peserta mukatamar NU," Kata Kabag Kesra.

Hotel BBC Bandar Jaya yang termasuk hotel besar di kabupaten setempat saat dihubungi via telpon mengatakan bahwa mulai tanggal 22-25 Desember kamar sudah penuh dibooking oleh Kementerian Agama. “Sudah penuh pak dari Kementrian Agama yang booking," kata petugas hotel.

Dibalik euforia perhelatan akbar Muktamar NU yang menyita banyak perhatian masyarakat, terutama warga Lamteng, santer tersiar kabar kakak Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, yaitu Yahya Cholil Staquf yang ikut maju menjadi calon ketua umum PBNU digadang-gadang menjadi kandidat kuat ketua PBNU yang baru. Yang mana pemilihannya menjadi salah satu agenda penting dalam gelaran muktamar nanti. (*) 

Editor Sigit Pamungkas