Logo

berdikari BERITA LAMPUNG

Kamis, 23 Juni 2022

Gaji 13 PNS Serap Anggaran Rp45 Miliar, Dibayarkan Tanggal 1 Juli 2022

Oleh ADMIN

37
Berita
Foto : Ist.

Berdikari.co, Bandar Lampung - Pemkot Bandar Lampung mengalokasikan anggaran Rp45 miliar untuk membayar gaji ke-13, dan Rp43 miliar untuk bayar gaji bulan Juli 2022. Pembayaran akan dilakukan pada 1 Juli 2022.

Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bandar Lampung, M. Nur Ramdhan, mengatakan kondisi keuangan Pemkot Bandar Lampung sudah jauh lebih baik dibandingkan saat pandemi Covid-19.

"Maka 1 Juli 2022 nanti, kita akan bayarkan gaji 13 berbarengan dengan gaji bulan Juli untuk ASN di lingkungan Pemkot. Dengan total anggaran sekitar Rp88 miliar," kata Ramdhan, Rabu (22/6).

Ramdhan mengatakan, pembayaran gaji 13 menindaklanjuti perintah Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana dan sesuai dengan Surat Edaran Menteri Keuangan Nomor 75 Tahun 2022.

"Artinya kalau kondisi keuangan kita susah, nggak akan kita mampu seperti itu membayarnya dengan sekaligus berbarengan," ujarnya.

Ramdhan mengungkapkan, besaran anggaran untuk bayar gaji 13 sama seperti THR yakni sekitar Rp45 miliar, dan untuk gaji bulan Juli Rp43 Miliar.

"Anggaran Rp88 miliar Itu khusus untuk ASN, kalau honorer itu belum termasuk," ungkapnya.

Ramdhan menjelaskan, pendapatan asli daerah (PAD) saat pandemi Covid-19 hanya Rp500 juta. Namun sekarang sudah lebih baik rata-rata mencapai Rp1 miliar per hari.

"Mudah-mudahan akan semakin naik dan bisa mencapai Rp2 miliar PAD kita per harinya," imbuhnya.

Ramdhan juga mengatakan bahwa hutang Pemkot Bandar Lampung saat ini tersisa Rp250 miliar.

"Hutang belanja kita nggak sampai Rp250 miliar lagi, jadi tidak seperti yang diinformasikan. Karena kondisi keuangan kita saat ini sudah jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu," ujar Ramdhan.

Ia memperkirakan sisa hutang itu sudah bisa diselesaikan tidak sampai akhir tahun ini.

“Hutang Pemkot itu ke beberapa rekanan, termasuk pada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Saya pastikan dan bisa di cek ke rekanan-tekanan besar Pemkot bahwa hutangnya sudah semakin berkurang bahkan sudah hampir selesai. Kita optimis pada 2023 dan 2024 itu kondisi keuangan kita jauh lebih baik," lanjutnya.

Menurut Ramdhan, pembangunan infrastruktur di Bandar Lampung tidak mungkin dihentikan.

“Apalagi kondisi seperti sekarang ini, kalau misalkan ada banjir maka harus diperbaiki gorong-gorongnya dan kalau ada jalan rusak kita harus perbaiki juga,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur dilaksanakan sebagai salah satu wujud komitmen Pemkot Bandar Lampung untuk mensejahterakan masyarakatnya. (*)

Editor Qhasmal Qhadumi