Logo

berdikari BERITA LAMPUNG

Senin, 03 Oktober 2022

Perbaikan Jalan Nasional di Lampung Telan Dana Rp148 M, Kerap Timbulkan Kemacetan

Oleh Siti Khoiriah

24
Berita
Salah satu titik jalan nasional di Lampung yang tengah dalam perbaikan. Foto: Ria/Berdikari.co

Berdikari.co, Bandar Lampung - Jalan nasional di Provinsi Lampung sepanjang 125,84 kilometer (Km) saat ini sedang dilakukan perbaikan dengan menghabiskan anggaran sebesar Rp148 miliar. Perbaikan jalan nasional dilaksanakan dengan sistem tender

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung, Rien Marlia, mengatakan perbaikan jalan nasional tersebut meliputi penanganan rekonstruksi, rehab minor, mayor maupun preventif.

"Untuk perbaikan jalan nasional di By Pass atau Jalan Soekarno dilakukan pada dua ruas yaitu Sp Tanjung Karang sampai dengan Sp Tiga Teluk Ambon sepanjang 18,10 kilometer dan ruas Sp Teluk Ambon KM 10 Panjang seluas 2,27 kilometer," kata Rien, Minggu (2/10).

Rien merinci, ruas jalan yang tengah dilakukan rekonstruksi terdapat lima titik dengan total panjang 1,9 kilometer. Sementara untuk rehab mayor terdapat tiga titik dengan total panjang 2 kilometer.

Selanjutnya, rehab minor terdapat dua titik dengan panjang 2,7 kilometer, dan preventif jalan sebanyak sembilan titik dengan total panjang mencapai 4,3 kilometer.

Rien menjelaskan, perbaikan jalan nasional juga dilakukan di beberapa ruas lainnya seperti Terbanggi Besar-Tegineneng-Sukadana.

"Penanganan yang dilakukan BPJN tahun ini secara total ada 125,84 kilometer. Meliputi ruas jalan Sp Tanjung Karang sampai dengan Sp Tiga Teluk Ambon, Sp Tanjung Karang sampai dengan Terbanggi Besar dan Tegineneng sampai dengan Sukadana dengan total anggaran Rp148 miliar," kata dia.

Desy (26), seorang penggunaan jalan, meminta pemerintah bisa secepatnya menyelesaikan perbaikan jalan nasional ruas By Pass atau Soekarno-hatta.

Menurutnya, ruas jalan nasional yang saat ini tengah dilakukan perbaikan kerap kali menimbulkan kemacetan terutama saat jam berangkat kerja dan pulang kerja.

"Kalau pagi dan sore pasti di By Pass macet banget, apalagi volume kendaraannya juga tinggi. Kendaraan yang lewat juga mobil truk yang besar-besar. Harapannya bisa segera selesai sehingga arus lalu lintas jalan nasional kembali normal," ungkapnya.

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Ismet Roni, meminta BPJN Lampung untuk segera menyelesaikan perbaikan jalan nasional khususnya By Pass Soekarno-hatta.

"DPRD mendorong agar perbaikan jalan By Pass segera diselesaikan tepat waktu sesuai dengan yang telah ditargetkan," kata Ismet.

Menurutnya, perbaikan yang tepat waktu guna memastikan jalan nasional tersebut bisa segera dilalui oleh masyarakat dengan aman serta nyaman.

"Karena saat perbaikan inikan kendaraan hanya menggunakan jalan satu jalur saja. Jadi ketika jam sibuk sering terjadi kemacetan," kata dia.

Politisi Partai Golkar tersebut juga meminta kepada BPJN untuk memastikan perbaikan jalan nasional memiliki kualitas yang baik sehingga bisa bertahan lama.

"Di By Pass itu kendaraan yang lewat adalah truk-truk besar dan berat. Maka kualitasnya harus sangat diperhatikan agar tidak gampang rusak," ujarnya. (*)

Editor Sigit Pamungkas