Logo

berdikari BERITA LAMPUNG

Rabu, 23 November 2022

Puluhan Pelajar Tertangkap, Kapolres Metro Beri Instruksi Tegas Berantas Narkoba

Oleh Arby Pratama

133
Berita
Kapolres Metro AKBP Yuni Iswandari Yuyun, saat memberikan penyuluhan hukum bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. Foto: Arby/Berdikari.co

Berdikari.co, Metro Lampung - Pasca diamankannya puluhan pelajar dan mahasiswa yang terlibat praktik penyalahgunaan hingga peredaran narkoba, Kapolres Metro AKBP Yuni Iswandari Yuyun menegaskan bahwa momok yang dapat merusak bangsa itu harus diberantas.

Hal itu disampaikan Kapolres Yuyun saat menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi penanggulangan narkoba yang berlangsung di Local Education Center (LEC) Kartikatama Metro, Rabu (23/11/2022).

Dari pantauan Berdikari.co, kegiatan sosialisasi sebagai upaya memberikan pemahaman kepada kalangan pelajar tentang bahaya penyalahgunaan narkoba itu disambut antusias puluhan pelajar SMA dan SMK se-Kota Metro.

"Banyak hal yang sudah dilakukan Satresnarkoba Polres Metro dalam upaya pemberantasan narkoba. Diantaranya melalui sosialisasi, imbauan, dan penegakan hukum," kata Kapolres Yuyun, saat memberikan keterangan.

Menurutnya, ancaman narkoba bukan hanya melibatkan kalangan masyarakat dewasa, namun juga mengancam generasi pemuda sebagai penerus bangsa.

"Peredaran narkoba ini bukan hanya melibatkan orang dewasa tapi juga sebagian melibatkan semua element termasuk para pelajar yang saya banggakan. Jangan sekali-kali mencoba yang namanya narkoba. Hari ini narkoba merupakan kejahatan luar biasa sehingga penanganannya harus dilakukan dengan cara-cara luar biasa jug," terangnya.

Kapolres juga menegaskan, penanganan dan pengungkapan terhadap seluruh jaringan pengguna dan pengendar narkoba di Metro harus dilakukan secara tegas dan serius.

"Tidak boleh menangani narkoba ini hanya dengan cara yang biasa-biasa saja, melalui sosialisasi ini mari kita bersama-sama melawan dan perangi narkoba. Saya berharap para peserta yang hadir kali ini bisa menjadi panutan dalam memerangi narkoba,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kasat Narkoba Polres Metro IPTU AE Siregar melalui Kaur Bin Ops (KBO) IPDA Gunarto mengungkapkan bahwa sepanjang Januari hingga awal November 2022 telah terdapat 31 pelajar yang diamankan akibat penyalahgunaan narkoba.

"Sampai saat ini sudah 31 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dan telah diamankan di Mapolres Metro. Mereka terdiri atas pelajar, mahasiswa, remaja dan pemuda," ungkapnya.

IPDA Gunarto juga menerangkan bahwa penyalahgunaan narkoba di Metro dikalangan pemuda mulai dari umur 16 tahun hingga 22 tahun.

"Rinciannya terbagi menjadi dua kategori, yaitu penyalahguna narkoba mulai umur 16 tahun hingga 19 tahun ada sebanyak 9 orang yang diamankan. Sementara usia 20 hingga 24 tahun ada 22 orang penyalahguna narkoba yang diamankan," terangnya.

Tidak hanya itu, Satuan Reserse Narkoba Polres Metro juga merilis data sebanyak 119 orang dari 73 laporan Polisi yang berhasil ditangkap sepanjang Januari hingga November 2022.

"Yang paling rawan di Metro adalah penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu dan ganja. Kemudian barang bukti yang paling banyak diamankan di Metro adalah Ganja dengan 371,18 gram, Sabu-sabu 36,63 gram, tembakau gorila atau sinte seberat 0,86 gram. Selanjutnya ekstasi 3 butir dan obat-obatan berbahaya sebanyak 1.327 butir," jelasnya.

Kini, Polres Metro melalui berbagai satuan telah bergerak untuk melakukan pemberantasan narkoba. IPDA Gunarto berharap agar masyarakat khususnya para orangtua dapat melakukan pengawasan ekstra terhadap buah hatinya.

"Terkait upaya antisipasi yang telah maupun akan dilakukan oleh Satnarkoba Polres Metro adalah, Sat Resnarkoba Polres Metro telah secara rutin melakukan penyuluhan tentang penyalahgunaan narkoba kepada pelajar mahasiswa maupun masyarakat," tandasnya. (*)

Editor Didik Tri Putra Jaya