Logo

berdikari Politik

Senin, 20 November 2023

KPU Lampung: Pengadaan Logistik Pemilu Tahap II Telah Dilakukan

Oleh Yudha Priyanda

Berita
Logistik Pemilu. Foto: Kompas.com

Berdikari.co, Bandar Lampung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung telah selesai melakukan pengadaan logistik tahap II dengan mengklik pemesanan pada aplikasi e-katalog tanggal 10 November 2023.

Ketua Divisi Logistik KPU Provinsi Lampung Titik Sutriningsih mengatakan, pemesanan logistik tahap II itu dengan rincian sampul biasa sebanyak 19.128, sampul kertas sebanyak 906.526, form C hasil pleno 1.213.775, serta form C model hasil salinan 490.675, kemudian pemesanan surat suara, namun untuk jumlahnya dalam proses pendataan di Kabupaten/Kota.

"Logistik pemilu tahap II sudah di klik pada 10 November 2023 kemarin baru proses administrasi belum kepada cetak. Untuk pengadaan surat suara itu sesuai dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di tiap-tiap tempat pemungutan suara (TPS) ditambah dengan dua persen," ujar Titik saat ditemui diruang kerjanya, Senin, (20/11/2023).

Titik menjelaskan, seluruh pesanan logistik dari KPU Lampung kepada pihak penyedia diperkirakan selesai dalam rentang waktu Desember 2023 hingga Januari 2024.

"Itu kemungkinan barang pesanan akan selesai sekitar Desember-Januari, lalu kemudian akan di distribusikan," bebernya.

Ditanya soal perkara sidang ajudikasi sengketa DCT yang diajukan oleh Gerindra kepada KPU Pesisir Barat apakah mempengaruhi keterlambatan pemesanan surat suara karena belum dilangsungkanya sidang putusan, ia mengatakan tidak berpengaruh.

"Untuk pemesanan surat suara itu tidak terpengaruh dengan sidang ajudikasi sengketa DCT Pesisir Barat. Karena surat suara ini di pesan berdasarkan DCT," tukasnya.

Untuk strategi pendistribusian logistik kata Titik, pihaknya telah memiliki peta daerah mana saja yang membutuhkan waktu lama dalam proses pendistribusian logistik.

"Strategi untuk distribusi logistik itu akan diprioritaskan daerah tersulit. Kita punya data-datanya. Sudah di perhitungkan jarak, kemudian cuacanya juga," ungkapnya.

Daerah tersulit itu kata Titik diantaranya berada di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung Barat, Tanggamus, Mesuji, Pesawaran.

"Yang terberat itu ada di Bengkunat Pesisr Barat tidak bisa menggunakan alat transportasi selain grobak. Kemudian di Mesuji itu Sumber Makmur. Di Peswaran ada di Kecamatan Punduh Pidada pulau Legundi. di Lampung Barat itu daerah cuaca ekstream karena daerah tinggi. Kemudian Tanggamus itu di Kecamatan Cukuh Balak," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, pengadaan logistik Pemilu 2024 tahap I oleh KPU Provinsi Lampung terdiri dari kotak suara sebanyak 129.583 unit, bilik suara 103.000 unit segel 2.536.095 buah dan tinta 51.650 buah. Pengadaan logistik pemilu ini sesuai kebutuhan jumlah TPS, baik TPS reguler maupun TPS lokasi khusus.

Titik mengungkapkan anggaran pengadaan logistik Pemilu 2024 tahap I untuk 15 kabupaten dan kota se-Provinsi Lampung berkisar Rp18 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). (*)

Editor Sigit Pamungkas