Logo

berdikari Politik

Minggu, 14 Januari 2024

Kampanye di Jati Agung, Donald Sihotang : Ganjar Pranowo Sat Set, Guru Ngaji dan Guru Agama Lain Digaji

Oleh Echa wahyudi

Berita
Jurkamnas TPD pasangan Capres dan Cawapres dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD provinsi Lampung, Dr. Donald Harris Sihotang saat melakukan kampanye tatap muka dengan masyarakat di Kecamatan Jati Agun, Kabupaten Lampung Selatan. Foto: Istimewa.

Berdikari.co, Lampung Selatan - Juru Kampanye Nasional (Jurkamnas) Tim Pemenangan Daerah (TPD) pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD Provinsi Lampung, Dr. Donald Harris Sihotang mengatakan, Ganjar-Mahfud merupakan sosok pemimpin yang memiliki jiwa nasionalis sejati.

Hal tersebut disampaikan Donald Sihotang saat melakukan kampanye tatap muka dengan masyarakat di daerah pemilihan (Dapil) 5 kecamatan Jati Agung bersama calon anggota DPRD kabupaten Lampung Selatan Dapil 5, Rosdiana di tiga titik berbeda yakni di Desa Karang Anyar, Way Hui dan Jatimulyo, pada Sabtu (13/1/2024). 

"Pak Ganjar memiliki karakter yang berbeda dibandingkan sosok Capres lain. Pak Ganjar memiliki jiwa nasionalis sejati, dia merangkul semua suku agama RAS, dan budaya ditengah Indonesia yang majemuk dan ia tidak membeda-bedakan siapa pun, tidak pernah pernah bergaul dengan golongan garis keras, kelompok radikal," kata Donald Sihotang.

Ia menjelaskan, sejumlah program unggulan Ganjar-Mahfud di bidang pendidikan dan keagamaan, diantaranya program pemberian gaji atau insentif kepada guru ngaji dan semua guru agama lain. Program itu merupakan komitmen Ganjar-Mahfud untuk mensejahterakan para guru ngaji dan guru agama lain di seluruh Indonesia.

Donald menjelaskan, beberapa program unggulan Ganjar-Mahfud di bidang pendidikan dan keagamaan yaitu program memberikan gaji atau insentif kepada guru ngaji dan semua guru agama lain.

Program tersebut merupakan komitmen Ganjar-Mahfud untuk mensejahterakan para guru ngaji dan guru agama lain di seluruh Indonesia.

"Kedepan apabila program nya sudah berjalan guru ngaji dan guru agama akan didata berapa jam mengajar dalam sepekan. Apabila masih ada guru agama yang dibayar secara sukarela nanti akan didaftarkan untuk mendapatkan gaji, selain guru ngaji dan guru agama marbot masjid juga akan mendapat insentif," ungkap Donald Sihotang., seperti dikutip dari kupastuntas.co.


Donald Sihotang menambahkan, pemberian insentif kepada guru gaji dan guru agama lain sangat penting. Karena di balik kegigihan mereka mengajar ada tanggung jawab membekali ilmu agama dan budi pekerti bagi generasi muda hal itu yang menjadi dasar Ganjar-Mahfud membuat program tersebut.

"Karena selain mereka mengajar agama mereka juga mengajarkan tentang budi pekerti. Kalau ilmu agama bagus dan budi pekerti bagus hubungan sosial antar sesama ummat beragama menjadi bagus. Sehingga anak-anak ketika bertemu dengan yang beda agama, golongan, dan suku, mereka merasa semua saudara," tegasnya.

Selain di bidang pendidikan dan keagamaan lanjutnya, Ganjar-Mahfud juga memiliki program unggulan lain yang bisa membawa Indonesia lebih maju dan berkembang, diantaranya mereka berkomitmen menyediakan program kuliah gratis bagi anak prajurit TNI dan anggota Polri di perguruan tinggi negeri. Program itu masuk dalam 21 program prioritas Ganjar-Mahfud.

Kemudian program untuk keluarga kurang mampu yang anaknya disekolahkan hingga perguruan tinggi yaitu program satu keluarga miskin satu sarjana, program wajib belajar 12 tahun gratis, pemberian insentif bagi marbot masjid dan guru ngaji, kemudian di sektor pertanian Ganjar-Mahfud memiliki program unggulan untuk memberikan pelatihan kepada para petani agar para petani bisa lebih makmur dan sejahtera.


Kemudian program KTP Sakti dimana nanti semua program bantuan seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Sembako Murah (KSM), Kartu Prakerja, Program Keluarga Harapan (PKH).

Selanjutnya Bantuan Langsung Tunai (BLT), Kartu Tani, Pupuk dan Bibit, Solar Nelayan dan Alat Tangkap, dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) semua diintegrasikan dalam satu kartu yaitu KTP Sakti yang menjadi salah satu program unggulan Ganjar-Mahfud, sehingga masyarakat akan lebih di mudahkan dengan program yang konkrit dan nyata Ganjar-Mahfud.


Melalui berbagai program unggulan tersebut, Ganjar-Mahfud dinilai sebagai sosok yang pas melanjutkan pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin, sebab karakter dan kepribadian yang dimiliki Ganjar-Mahfud sama seperti karakter yang dimiliki Jokowi. Dalam beberapa hal mereka memiliki kesamaan.

"Pak Ganjar suka blusukan seperti pak Jokowi bahkan dari Sabang sampai Merauke pak Ganjar berkeliling untuk menyapa dan mendengarkan apa yang menjadi aspirasi dari masyarakat di akar rumput, karena pak Ganjar berkomitmen membawa bangsa ini menjadi bangsa yang besar, sejahtera, dan unggul," terangnya.

Donald Sihotang menegaskan, 21 program unggulan yang akan direalisasikan Ganjar-Mahfud apabila terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden 2024 merupakan program yang jelas dan nyata, berpihak ke masyarakat dan mementingkan kemajuan bangsa, menjadikan Indonesia bangsa yang berdaultan dan berdikari di segala sektor.

"Kita ingin kedepan tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah karena biaya pendidikan mahal, kita tidak ingin ada lagi masyraklat yang takut berobat ke rumah sakit karena biaya kesehatan mahal, kita tidak ingin lagi ada bantuan sosial yang tidak tepat sasaran karen masalah pendataan yang kurang baik, dan semua menjadi prioritas Ganjar-Mahfud," pungkasnya. (*)

Editor Didik Tri Putra Jaya