Logo

berdikari BERITA LAMPUNG

Senin, 12 Februari 2024

Rudapaksa Pacar di Kebun Singkong, Pemuda di Lamteng Ditangkap Polisi

Oleh Didik Tri Putra Jaya

Berita
AZ (21) saat diamankan di Polsek Terusan Nunyai Lampung Tengah. Foto: Ist

Berdikari.co, Lampung Tengah - Seorang pria di Lampung Tengah (Lamteng) diamankan Tim Tekab 308 Presisi Polsek Terusan Nunyai, karena melakukan rudapaksa terhadap pacarnya yang masih di bawah umur di kebun singkong.

Korban sebut saja S (15) mengaku dirudapaksa dan diancam akan ditampar oleh pelaku inisial AZ (21) di areal kebun singkong Gunung Batin Udik, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, pada Senin (18/12/2023).

Kapolsek Terusan Nunyai, Kompol Tarmuji, S.H mewakili Kapolres Lampung Tengah, Polda Lampung AKBP Andik Purnomo Sigit, mengatakan, kasus tersebut sudah ditangani jajarannya.

Pelaku yang merupakan warga Terusan Nunyai, Lampung Tengah tersebut berhasil diamankan oleh Tim Tekab 308 Presisi Polsek Terusan Nunyai, pada Sabtu (10/2/2204) pukul 12.00 WIB di wilayah Terusan Nunyai.

"Modus pelaku yakni mengajak pacar menjenguk keponakannya di rumah sakit. Namun pelaku malah melarikan korban dan merudapaksa di kebun singkong," kata Kapolsek saat memberikan keterangan, Senin (12/2/2024).

Kompol Tarmuji mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap korban, ia mengaku sudah 4 kali jadi korban rudapaksa pelaku, sejak Desember 2022, hingga Desember 2023.

Lokasinya pun berbeda, pertama di kebun tebu, kedua di sebuah losmen area Bandar Jaya, Lampung Tengah, ketiga di perumahan kosong, dan terakhir di kebun singkong.

Kejadian terakhir kata Kapolsek, ketika korban dijemput pelaku di rumah kakaknya. Pelaku berdalih kalau keponakannya sedang sakit, lalu ia mengajak korban untuk menjenguknya.

"Namun pelaku berubah arah, dan berhenti di areal kebun singkong yang kondisinya sepi," ujarnya.

Kapolsek melanjutkan, saat itu korban berusaha menolak dan ingin berteriak minta tolong, namun ia diancam bakal ditampar oleh pelaku.

“Setelah kejadian berlalu, pada Januari 2024, korban menceritakan kejadian tersebut kepada kakaknya, dan kemudian melaporkan ke Polsek Terusan Nunyai,” imbuhnya.

"Saat diamankan petugas, pelaku mengakui perbuatannya, dan membenarkan semua kesaksian korban," terang Kapolsek.

Kini, pelaku diamankan di Mapolsek Terusan Nunyai guna penyidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 76D Jo Pasal 81 ayat (1) atau Pasal 76E Jo Pasal  82 ayat (1) Undang-undang RI. Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Pengganti UU. RI. Nomor 01 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU. RI. Nomor : 23 Tahun 2002,  tentang Perlindungan anak.

"Pelaku diancam hukuman penjara paling lama 15 tahun," pungkasnya. (*)

Editor Sigit Pamungkas