Berdikari.co, Bandar Lampung - PT KAI Divre IV
Tanjungkarang menyebut, hingga Senin (24/3/2025) sebanyak 51.459 lembar atau 72
persen tiket kereta api (KA) periode angkutan Lebaran 2025 sudah terjual. Tiket
ini untuk keberangkatan pada 21 Maret sampai dengan 11 April 2025.
Plt Executive Vice President PT KAI Divre IV Tanjungkarang, Mohamad
Ramdany, mengatakan PT KAI telah menetapkan masa angkutan Lebaran 2025 selama
22 hari, mulai 21 Maret sampai dengan 11 April 2025.
“Pada gelaran angkutan Lebaran tahun ini, Divre IV Tanjungkarang menyiapkan
personel keamanan terdiri dari personel Polsuska sebanyak 46 personel, Babin
Polsuska sebanyak 13 personel, dan security sebanyak 241 personel,” kata
Ramdany usai apel gelar pasukan pengamanan angkutan Lebaran 2025 di halaman
parkir Stasiun Kereta Api Tanjungkarang, Senin (24/3/2025).
Ia mengatakan, personel keamanan tersebut akan melakukan pengamanan di
dalam KA, stasiun, maupun secara mobile melakukan patroli di jalur KA dan
objek-obJek penting lainnya, seperti dipo lokomotif dan kereta dengan total
petugas 304 orang.
Dalam tugasnya, personel keamanan juga tetap menjalin komunikasi dengan
unsur-unsur keamanan seperti TNI dan Polri di sepanjang jalur KA.
“Divre IV Tanjungkarang juga menyiapkan petugas penilik jalan (PPJ) ekstra,
penjaga jalan lintas (PJL) ekstra, dan petugas posko daerah khusus ekstra.
Petugas tersebut disiagakan untuk mengamankan perjalanan KA di sepanjang lintas
KA dan memantau apabila terjadi kondisi yang dapat menghambat perjalanan KA,”
jelasnya.
Ramdany mengatakan, Divre IV Tanjungkarang telah memetakan Daerah Perhatian
Khusus (Dapsus) di lintas wilayah kerjanya. Sedikitnya ada 17 titik Dapsus
dengan rincian 8 titik longsor, 6 titik amblesan, 2 titik banjir dan 1 titik
bangunan hikmat rawan.
PT KAI Divre IV Tanjungkarang juga menyiagakan Alat Material Untuk Siaga
(AMUS) guna mengantisipasi banjir dan ambles di titik Dapsus yang ditempatkan
di beberapa titik wilayah Divre IV Tanjungkarang, yaitu Stasiun Baturaja,
Martapura, Kotabumi, Rejosari, dan Tanjungkarang.
AMUS sendiri merupakan alat bantu darurat yang terdiri dari batu balas,
bantalan rel, pasir, karung, besi (untuk jembatan), alat penambat rel dan alat
siaga lainnya. Persiapan tersebut untuk tindakan cepat ketika terjadi gangguan.
Ramdany mengungkapkan, Divre IV Tanjungkarang juga turut meningkatkan
penjagaan di perlintasan liar dengan berkoordinasi aktif serta mengoptimalkan
seluruh stakeholders, termasuk masyarakat sekitar.
Pada masa angkutan Lebaran 2025, Divre IV Tanjungkarang menyiapkan 6
perjalanan kereta api dengan rincian 2 KA Kualastabas relasi
Tanjungkarang-Baturaja PP dan 1 KA Rajabasa relasi Tanjungkarang-Kertapati PP
dan menyediakan 71.140 tempat duduk. Jumlah tersebut meningkat 21 persen jika
dibandingkan dengan angkutan Lebaran 2024 sebanyak 58.968 tempat duduk.
Hingga Senin (24/3/2024), tiket KA untuk angkutan Lebaran 2025 yang telah
terjual untuk keberangkatan pada periode 21 Maret-11 April 2025 sebanyak 51.459
tiket atau 72 persen dari total keseluruhan tiket yang sudah bisa dipesan.
Ramdany mengatakan, masyarakat masih berkesempatan memperoleh tiket KA
untuk keberangkatan pada periode Lebaran. KAI mengingatkan agar pelanggan
teliti dalam memasukkan tanggal, memilih rute, dan memasukkan data diri ketika
melakukan pemesanan tiket.
“Rencanakan perjalanan sebaik mungkin, termasuk estimasi waktu perjalanan
menuju ke stasiun agar tidak tertinggal kereta,” pesannya.
Menurutnya, PT KAI terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik
kepada pelanggan khususnya pada periode angkutan Lebaran, melalui keamanan dan
kenyamanan perjalanan yang mengesankan.
“Sehingga menjadikan kereta api sebagai pilihan utama untuk perjalanan mudik yang tenang dan menyenangkan,” imbuhnya. (*)