Berdikari.co, Bandar Lampung - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang masih akan terjadi selama tiga hari ke depan, hingga 8 Januari 2026.
Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, mengatakan peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah terjadi seiring masih aktifnya siklon tropis IGGY yang terpantau di Samudra Hindia selatan Jawa dan diprediksi bergerak menjauhi wilayah Indonesia.
"Dalam beberapa hari ke depan, sistem ini diperkirakan dapat mengakibatkan dampak tidak langsung berupa peningkatan curah hujan, terutama di Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta,” ujar Andri dalam keterangannya, Senin (5/1/2026).
Andri menyebutkan, sirkulasi siklonik juga terpantau di Kalimantan Utara yang dapat membentuk daerah perlambatan angin serta pertemuan angin. Pola tersebut memanjang dari Sulawesi Tengah menuju Kalimantan Utara dan dari Kalimantan Barat hingga Kalimantan Utara.
Kondisi serupa diprediksi terjadi di Perairan Barat Aceh serta dari Samudra Hindia barat daya Bengkulu hingga Selat Sunda bagian selatan.
“Kondisi-kondisi ini mendukung pertumbuhan awan hujan, khususnya di sekitar wilayah yang dipengaruhi bibit siklon dan sirkulasi siklonik,” tuturnya.
Sementara itu, suhu muka laut yang relatif hangat memperkaya suplai uap air di Pesisir Barat Aceh, Selat Malaka, perairan selatan Kepulauan Natuna, perairan timur Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, perairan utara Jawa bagian barat, Teluk Cenderawasih, serta Samudra Pasifik utara Papua. Kondisi tersebut berkontribusi terhadap peningkatan curah hujan.
Andri menjelaskan, Madden–Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin, dan Gelombang Rossby Ekuator masih terpantau aktif dalam tiga hari ke depan di wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, serta Papua bagian barat.
"Fenomena-fenomena ini berkontribusi pada peningkatan aktivitas konveksi dan peluang hujan di wilayah terdampak,” ucap Andri.
Secara regional, lanjut dia, fenomena seruakan udara dingin atau cold surge dari Asia diperkirakan menguat dalam beberapa hari ke depan.
Berdasarkan prediksi BMKG hingga Kamis (8/1/2026), cuaca di Indonesia umumnya didominasi kondisi berawan hingga hujan ringan.
Andri mencatat, daerah yang perlu mewaspadai hujan dengan intensitas sedang meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, dan Bengkulu.
Selain itu, hujan juga berpotensi terjadi di Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua, serta Papua Selatan.
BMKG juga memperkirakan gelombang setinggi 2,5 meter hingga empat meter berpotensi terjadi di Samudra Hindia barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Samudra Hindia selatan Banten hingga Jawa Timur, serta Samudra Hindia selatan Bali hingga Nusa Tenggara Timur.
BMKG meminta masyarakat dan pemerintah daerah mewaspadai kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu, serta potensi bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem.
"BMKG juga mengimbau masyarakat untuk secara aktif memantau informasi prakiraan cuaca, peringatan dini, dan peringatan cuaca ekstrem resmi dari BMKG melalui berbagai kanal informasi,” papar Andri.
Diberitakan sebelumnya, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyampaikan wilayah Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Papua bagian selatan, serta sebagian Sulawesi Selatan masih berpotensi diguyur hujan hingga Januari 2026.
"Pada Februari, beberapa daerah juga masih memiliki curah hujan tinggi. Namun, wilayah Sumatera di pesisir timur, seperti Aceh, Sumatera Utara, Riau, dan sebagian Jambi, mulai memasuki musim kemarau,” jelas Faisal dalam konferensi pers, Senin (29/12/2025).
Pada Maret 2026, curah hujan tinggi diprediksi melanda Jawa Tengah. Menurut Faisal, intensitas hujan di sejumlah wilayah tersebut bahkan berpotensi masuk kategori sangat tinggi dengan curah hujan mencapai 500 milimeter. (*)
Berita ini telah terbit di Surat Kabar Harian Kupas Tuntas, edisi Selasa 06 Januari 2026 dengan judul "BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang hingga 8 Januari 2026”

berdikari









