Logo

berdikari BERITA LAMPUNG

Minggu, 25 Januari 2026

Marak Pencurian, Warga Ulubelu Kritik Minimnya Patroli Polisi

Oleh Sayuti

Berita
Rumah sekaligus toko milik Heri warga Ulubelu Tanggamus disatroni maling, waraga berharap Polisi lebih sering Patroli. Foto: Berdikari.co

Berdikari.co, Tanggamus - Aksi pencurian kembali terjadi di Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus, dan menambah panjang daftar kasus kriminal di wilayah tersebut. Kali ini, rumah toko milik Heri Wibowo dan Wanti yang berada di Jalan Raya Pekon Muara Dua menjadi sasaran pembobolan, Sabtu (24/1/2026) dini hari.

Peristiwa itu terjadi saat pemilik rumah tengah beristirahat. Berdasarkan informasi yang dihimpun pelaku diduga masuk melalui bagian belakang bangunan. Sekitar pukul 23.00 WIB, kondisi rumah masih dalam keadaan aman sebelum akhirnya disatroni pencuri.

“Kami baru tidur sekitar jam sebelas malam. Pagi harinya rumah sudah berantakan, emas dan uang di warung habis,” ujar Wanti.

Dalam aksi tersebut, pelaku menggondol perhiasan emas seberat sekitar 10 gram, seluruh uang tunai yang tersimpan di warung, serta sejumlah barang dagangan seperti rokok dan kebutuhan harian lainnya. Kerugian korban diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Kasus ini kembali memunculkan keresahan di tengah masyarakat Ulubelu. Warga menilai tingkat keamanan di wilayah tersebut semakin mengkhawatirkan, terutama pada malam hingga dini hari, ketika aktivitas pengawasan dinilai minim.

“Sekarang ini warga sudah was-was. Bukan cuma rumah, toko juga rawan. Kami berharap polisi lebih sering patroli, apalagi Ulubelu ini wilayahnya luas,” kata Agung, warga Pekon Muara Dua.

Selain meminta peningkatan patroli, warga juga menyoroti keberadaan pos polisi di Ulubelu yang dinilai belum berfungsi maksimal. Meski sudah berdiri, keterbatasan personel dan sarana prasarana membuat kehadiran aparat belum sepenuhnya dirasakan masyarakat.

Camat Ulubelu, Mansyurin, mengakui bahwa persoalan keamanan menjadi perhatian serius pemerintah kecamatan. Menurutnya, tingginya angka kejahatan harus diimbangi dengan penguatan struktur dan kehadiran aparat kepolisian di lapangan.

“Kami sangat mendukung penguatan pos polisi di Ulubelu. Wilayah ini luas, aktivitas masyarakat tinggi, sehingga memang dibutuhkan penambahan personel dan peningkatan status pos polisi,” kata Mansyurin.

Ia mengungkapkan, Polres Tanggamus sebelumnya telah mewacanakan peningkatan status pos polisi di Ulubelu menjadi subsektor. Dengan perubahan status tersebut, diharapkan jumlah personel dapat bertambah sehingga pelayanan keamanan masyarakat lebih cepat dan efektif.

“Wacananya sudah ada sejak pertengahan tahun lalu, termasuk penempatan personel BKO. Kami berharap ini segera direalisasikan agar masyarakat merasa lebih aman,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko sebelumnya juga menyatakan komitmennya untuk memperkuat pengamanan di Kecamatan Ulubelu melalui pengaktifan pos polisi dan peningkatan patroli pada jam-jam rawan.

Masyarakat berharap langkah konkret penguatan pos polisi segera terwujud agar aksi pencurian dan tindak kriminal lainnya tidak terus berulang dan rasa aman warga dapat kembali pulih. (*)


Editor Sigit Pamungkas