Berdikari.co, Lampung Timur — PDI Perjuangan terus memperkuat barisan hingga tingkat bawah melalui pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) se-Kabupaten Lampung Timur. Kegiatan yang digelar di halaman Sekretariat DPC PDI Perjuangan Lampung Timur, Sabtu (31/01/2026), secara resmi dibuka Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung, Winarti.
Musancab ini diikuti pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari 24 kecamatan serta 264 pengurus ranting se-Kabupaten Lampung Timur. Agenda tersebut merupakan kewajiban organisasi sebagaimana keputusan kongres PDI Perjuangan, sebagai bagian dari konsolidasi dan penguatan struktur partai hingga ke akar rumput.
Winarti hadir bersama jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung, di antaranya Wakil Ketua DPD Yanuar Irawan, Ali Johan Arif, Apriliati, Donald Harris Sihotang, I Wayan Aryudi, Watoni Noerdin, Piego Wilyasa, Ni Ketut Dewi Nadi, Budhi Condrowati, Irfan Fadillah Mabsus, Grace Purwo Nugroho, dan Labib. Turut mendampingi Sekretaris DPD Palgunadi, Bendahara Kostiana, serta Wakil Sekretaris Juandi Sinurat.
Kegiatan ini juga dihadiri anggota DPR RI Dapil II Lampung, I Ketut Suendra, KSB DPC PDI Perjuangan Bandar Lampung, DPC Tulang Bawang, dan DPC Lampung Tengah, seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lampung Timur, sayap partai, simpatisan, senior partai, Srikandi PDI Perjuangan, serta ratusan kader dari seluruh kecamatan.
Dalam rangkaian pembukaan, Winarti menyerahkan Surat Keputusan Pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lampung Timur periode 2025–2030. Penyerahan SK tersebut menjadi penegasan penguatan struktur organisasi partai di tingkat kabupaten.
Selain itu, Winarti juga menyerahkan bibit alpukat kepada seluruh kecamatan melalui para Ketua PAC PDI Perjuangan. Aksi ini menjadi simbol komitmen partai terhadap gerakan penghijauan, ketahanan pangan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis lingkungan.
Dalam arahannya, Winarti menegaskan bahwa Musancab tidak hanya bersifat administratif, melainkan momentum strategis untuk memperkuat soliditas kader dan memastikan garis perjuangan partai dijalankan secara konsisten sesuai arahan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
“Agenda ini harus dilaksanakan dengan semangat, gotong royong, dan sukacita. Siapapun yang ditugaskan partai harus siap ditempatkan di manapun,” tegas Winarti.
Ia juga membagikan pengalamannya pernah menjadi sekretaris ranting sebelum dipercaya memimpin DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung. Menurutnya, hal itu menjadi bukti bahwa kekuatan sejati partai bertumpu pada struktur PAC dan ranting.
“PAC dan ranting adalah sumber kekuatan PDI Perjuangan. Kalau di bawah kuat, partai pasti kuat,” ujarnya.
Winarti menyampaikan optimisme terhadap masa depan PDI Perjuangan di Lampung Timur. Ia menilai daerah ini memiliki sejarah kejayaan partai yang sangat mungkin diraih kembali melalui kekompakan dan kerja kolektif kader.
“Saat ini ada delapan kader PDI Perjuangan di DPRD Lampung Timur. Ke depan, dengan kekompakan, jumlah itu bisa kita tambah,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Winarti juga memberikan apresiasi kepada para penari Tari Melinting dan Tari Sembah serta petugas Paskibraka pembawa panji-panji partai yang memeriahkan pembukaan acara. Ia pun mengungkapkan kesan positifnya terhadap Lampung Timur.
“Lampung Timur keren. Wisatanya bagus, Taman Purbakala Pugung Raharjo luar biasa, dan makanannya juga enak,” ucapnya disambut tepuk tangan para kader.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lampung Timur, I Wayan Surya Utama, menyampaikan bahwa Musancab merupakan hasil kerja gotong royong seluruh kader partai. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda formal lima tahunan.
“Ini bukan acara seremonial. Kader harus tegak lurus, mempersiapkan pengurus ranting hingga anak ranting, dan merapatkan barisan untuk kejayaan PDI Perjuangan,” ujar Wayan.
Menurutnya, soliditas struktur dari PAC hingga ranting menjadi kunci utama dalam memperkuat posisi PDI Perjuangan di Kabupaten Lampung Timur ke depan.
Menutup rangkaian acara, Winarti secara resmi membuka Musancab PDI Perjuangan se-Kabupaten Lampung Timur dan mengajak seluruh kader mengikuti proses musyawarah dengan disiplin, penuh tanggung jawab, serta semangat kebersamaan. (*)

berdikari









