Logo

berdikari BERITA LAMPUNG

Minggu, 08 Februari 2026

PKB Lampung Mantap Konsolidasi, Nunik Dorong Politik Berbasis Pelayanan

Oleh Sandika Wijaya

Berita
Pengukuhan pengurus PKB Lampung, di Hotel Grand Mercure, Minggu (8/6/26). Foto: Ist

Berdikari.co, Bandar Lampung – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Lampung resmi mengukuhkan jajaran pengurus periode 2026–2031 dalam agenda Pengukuhan Pengurus, Orientasi Politik, dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) di Hotel Grand Mercure, Minggu (8/6/26). Kegiatan konsolidasi besar ini diikuti ratusan kader dan menandai arah politik PKB Lampung ke depan.

Sebanyak 120 kader yang tergabung dalam “Pasukan Lebah Lampung” dikukuhkan di bawah kepemimpinan Ketua DPW PKB Lampung Chusnunia Chalim. Prosesi pengukuhan dipimpin langsung Wakil Ketua Umum DPP PKB sekaligus Ketua Fraksi PKB DPR RI periode 2024–2029, Dr. H. Jazilul Fawaid.

Sebelumnya, jajaran Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) DPW PKB Lampung telah dilantik serentak secara nasional di Jakarta. Mereka yakni Chusnunia Chalim sebagai Ketua, Maulida Zauroh sebagai Sekretaris, dan Cecep Jamani sebagai Bendahara. Dalam pengukuhan di Lampung, turut dikukuhkan 40 pengurus harian DPW serta 90 pengurus dari 30 biro, sehingga total kepengurusan DPW PKB Lampung berjumlah 210 orang.

Acara tersebut dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, Bupati Lampung Timur Hj. Ella Nuryamah, Anggota DPR RI Fraksi PKB Dr. H. Muhammad Kadafi, SH., MH., Ketua KPU dan Ketua Bawaslu Provinsi Lampung, pimpinan partai politik tingkat provinsi, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan. Hadir pula anggota Fraksi PKB DPRD Provinsi Lampung dan DPRD dari 15 kabupaten/kota, jajaran badan otonom partai, serta pengurus DPC PKB se-Lampung.

Pembacaan Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPW PKB Lampung disampaikan Ahmad Fauzi dari DPP PKB, dilanjutkan dengan pengukuhan dan pengarahan oleh Jazilul Fawaid. Selanjutnya, Sekretaris Wilayah Maulida Zauroh membacakan SK pengukuhan 30 biro DPW PKB Lampung periode 2026–2031.

Dalam sambutannya, Ketua DPW PKB Lampung Chusnunia Chalim yang akrab disapa Mbak Nunik menyampaikan bahwa amanah kepemimpinan yang diembannya disyukuri dengan penuh tanggung jawab dan refleksi diri.

“Saya melanjutkan estafet kepemimpinan DPW PKB Lampung dengan rasa syukur sekaligus muhasabah. Pekerjaan rumah besar kita adalah kaderisasi agar regenerasi kepemimpinan berjalan baik. Kepengurusan kali ini kami libatkan berbagai kalangan agar PKB benar-benar hadir di tengah masyarakat, tidak hanya saat musim kampanye,” ujarnya.

Ia menegaskan, PKB Lampung akan fokus mengawal isu strategis seperti pendidikan, kesehatan, pertanian, dan ketahanan pangan, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan organisasi kemasyarakatan.

Pada kesempatan tersebut, DPW PKB Lampung juga menyerahkan dana kaderisasi kepada 15 DPC PKB se-Lampung dengan total anggaran Rp1,7 miliar. Setiap DPC menerima bantuan antara Rp100 juta hingga Rp200 juta, disesuaikan dengan luas wilayah dan kepadatan penduduk.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus baru DPW PKB Lampung. Ia juga melontarkan candaan yang disambut tawa hadirin.

“Selama PKB ketuanya Mbak Nunik, sepertinya siapa pun gubernurnya, wakilnya pasti dari PKB,” ujarnya berseloroh. Ia menyebut jumlah pengurus PKB Lampung yang besar sebagai kekuatan politik yang patut diperhitungkan.

Gubernur menekankan pentingnya kolaborasi lintas partai dalam membangun Lampung. Menurutnya, sejumlah tantangan daerah membutuhkan keberanian dan keberpihakan politik.

“Indeks Pembangunan Manusia Lampung masih terendah di Sumatra. Potensi sektor riil kita mencapai Rp150 triliun, tetapi yang mampu dihilirisasi baru sekitar Rp40 triliun. Ini membutuhkan kreativitas dan keputusan politik yang berpihak kepada masyarakat Lampung,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid menyampaikan salam dari Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar kepada seluruh kader PKB Lampung.

“Dunia sedang berubah dan penuh ketidakpastian. Dampak global sangat terasa di tingkat lokal. Indonesia kaya, tetapi justru mengundang banyak kepentingan luar. Karena itu, kita harus berdaulat dan berani mengambil keputusan politik yang tepat,” ujarnya.

Ia menegaskan PKB tegak lurus mendukung kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dengan menjadikan akhlak dan etika politik sebagai pijakan utama. “Menang itu penting, tetapi harus dengan akhlakul karimah agar membawa maslahat bagi rakyat. Politik PKB adalah politik melayani. Pengurus PKB itu ngurusi, bukan jadi urusan,” katanya.

Menutup arahannya, Jazilul mengutip pesan Jalaluddin Rumi, “Hidup hanya sekali, jangan tinggalkan selain cinta. Cintai masyarakat dengan tulus.” Ia menutup dengan pesan, “Salam cinta dari Gus Muhaimin.” (*)



Editor Sigit Pamungkas