Berdikari.co,
Bandar Lampung – Anggota
DPRD Lampung dari daerah pemilihan (Dapil) Tulang Bawang, Hanifal, menyesalkan
dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa
puluhan warga di Kabupaten Tulang Bawang.
Ia menilai
peristiwa tersebut tidak seharusnya terjadi dan meminta agar pelaksanaan MBG ke
depan dilakukan dengan lebih teliti serta memperketat pengawasan di lapangan.
Ia meminta
pengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) lebih serius dalam
memastikan kualitas makanan yang disajikan kepada penerima manfaat.
Hanifal
menegaskan, program MBG merupakan program strategis nasional sehingga
pelaksanaannya harus diawasi secara maksimal. Menurutnya, setiap dapur SPPG
telah memiliki ahli gizi yang bertugas memastikan makanan yang disajikan layak
dan memenuhi standar kesehatan.
"Ahli
gizi memiliki tanggung jawab memastikan kualitas dan kelayakan makanan bagi
penerima MBG. Seharusnya dapat diketahui sejak awal apakah makanan tersebut
aman dikonsumsi atau tidak," ujarnya, Rabu (25/02/2026).
Ia juga menyoroti
bahwa peristiwa dugaan keracunan MBG di Lampung bukan kali pertama terjadi.
Karena itu, ia meminta pengawasan diperketat, baik oleh pihak sekolah maupun
pengelola dapur SPPG. (**)

berdikari









