Logo

berdikari BERITA LAMPUNG

Kamis, 02 April 2026

BPS Dorong Perbaikan Data Penerima Bantuan PBI JKN

Oleh Zainal Hidayat

Berita
Ilustrasi

Berdikari.co, Bandar Lampung - Hasil verifikasi lapangan tahap pertama yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) terhadap peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengungkap temuan penting. Sebanyak 3.934 peserta yang sebelumnya tercatat sebagai penderita penyakit kronis atau katastropik diketahui telah meninggal dunia.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa temuan tersebut diperoleh melalui proses ground check terhadap 106.153 individu yang sebelumnya direaktivasi kepesertaannya karena teridentifikasi membutuhkan penanganan medis serius.

"Dari hasil verifikasi lapangan, kami menemukan 3.934 individu yang sudah meninggal dunia," beber Amalia dalam konferensi pers usai pertemuan terbatas dengan Menteri Sosial di Jakarta, dilansir Detik.com, Rabu (1/4/2026).

Ia menyebutkan, hasil verifikasi tersebut telah diserahkan kepada Kementerian Sosial sebagai bahan evaluasi agar penyaluran bantuan PBI JKN dapat lebih tepat sasaran.

Dalam pertemuan dengan Menteri Sosial Saifullah Yusuf, disepakati bahwa kepesertaan PBI JKN yang telah terkonfirmasi meninggal dunia akan dialihkan kepada pasien lain yang masih hidup dan membutuhkan, khususnya penyintas penyakit katastropik.

Selain temuan tersebut, BPS juga mencatat sebanyak 89.559 individu dipastikan masih hidup dan benar-benar mengidap penyakit katastropik, sehingga kepesertaannya dilanjutkan dalam program PBI JKN.

Sementara itu, sebanyak 9.401 individu lainnya belum berhasil ditemukan dan masih dalam proses penelusuran oleh petugas di lapangan.

Secara keseluruhan, BPS telah memverifikasi 105.129 individu dari total 106.153 data yang menjadi target pada tahap pertama ground check. Hasil ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi data penerima bantuan serta memastikan program jaminan kesehatan berjalan lebih efektif dan tepat guna. (*)

Editor Sigit Pamungkas