Logo

berdikari BERITA LAMPUNG

Kamis, 02 April 2026

Warung Pindang Pegagan Nai Ludes Terbakar, Dugaan Kebocoran Gas Jadi Pemicu

Oleh Yudi Pratama

Berita
Petugas Damkar saat berjibaku memadamkan api di warung makan “Pindang Pegagan Nai”. Foto: Ist

Berdikari.co, Bandar Lampung - Kebakaran menghanguskan sebuah warung makan “Pindang Pegagan Nai” yang berada di bawah flyover Mall Bumi Kedaton, Jalan Sultan Agung, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung, Kamis (2/4/2026) siang. Kerugian akibat peristiwa ini ditaksir mencapai Rp30 juta.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 13.04 WIB. Tim pemadam langsung bergerak menuju lokasi dari sejumlah pos siaga.

“Setelah menerima laporan, unit langsung diberangkatkan dari beberapa pos siaga. Unit pertama tiba di lokasi pukul 13.08 WIB dengan response time sekitar 4 menit,” ujar Anthoni.

Sebanyak empat unit mobil pemadam dikerahkan untuk menjinakkan api, yakni Unit Supply 023 Pos Siaga Kedaton, Unit Macan 021 Mako Tendean, Unit Karba Pos Siaga Way Halim, dan Unit Bukit Asam 020 Pos Siaga Sukarame. Total 22 personel diturunkan dalam proses pemadaman.

Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 13.55 WIB setelah petugas menghabiskan kurang lebih empat tangki air.

"Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 13.55 WIB setelah menghabiskan sekitar empat tangki air," jelasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran selang tabung gas LPG. Kebocoran tersebut menyebabkan ledakan kecil yang memicu api dan dengan cepat membesar hingga melalap seluruh bangunan warung berukuran 3 x 6 meter.

“Awalnya sudah sempat dipadamkan menggunakan APAR, namun api terus membesar dan tidak dapat dikendalikan,” jelasnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, sejumlah barang berharga dilaporkan hangus terbakar, di antaranya televisi, kulkas, freezer, kompor, etalase, meja dan kursi, peralatan dapur, serta uang tunai sekitar Rp15 juta.

Warung tersebut diketahui milik Edyawaty yang disewakan kepada Yabani, warga Perumahan Griya Semara, Sukamenanti, Kedaton.

"Akibat kejadian tersebut, total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp30 juta," katanya.

Saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang. (*)

Editor Sigit Pamungkas