Berdikari.co, Bandar Lampung – Nasib nahas menimpa seorang kurir ekspedisi di Bandar Lampung. Saat tengah menjalankan tugas mengantar paket, sepeda motor milik Ikbal (30) justru dibawa kabur pencuri bersama puluhan paket kiriman yang belum sempat diantarkan ke pelanggan.
Peristiwa pencurian kendaraan bermotor itu terjadi di Jalan Wolter Monginsidi, Gang Hasan, Kelurahan Durian Payung, Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 13.15 WIB. Saat kejadian, Ikbal sedang mengantar paket ke sebuah rumah indekos yang berada di belakang Hotel POP.
Warga Gang Mawar, Kelurahan Gotong Royong, itu memarkirkan sepeda motor Honda Beat Deluxe hitam bernomor polisi BE 3071 ZT tepat di depan gerbang rumah konsumen. Namun hanya dalam hitungan detik, motor tersebut raib digondol pelaku.
“Baru saja saya menaruh paket untuk diserahkan, tiba-tiba terdengar suara motor saya distarter oleh maling,” ujar Ikbal saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Rabu (13/5/2026).
Ikbal mengatakan dirinya sempat berusaha mengejar pelaku yang diduga berjumlah dua orang. Namun upaya tersebut gagal karena pelaku bergerak cepat melarikan diri membawa sepeda motor beserta seluruh muatan paket di dalamnya.
Akibat kejadian itu, sebanyak 66 paket yang belum sempat diantar ikut hilang. Nilai paket berstatus cash on delivery (COD) diperkirakan mencapai lebih dari Rp2,6 juta, sementara nilai paket non-COD masih dalam proses pendataan pihak vendor ekspedisi.
Menurut Ikbal, pada hari itu dirinya mendapat tanggung jawab mengantarkan total 212 paket ke sejumlah lokasi di Bandar Lampung. Karena keterbatasan kapasitas kendaraan, pengiriman dilakukan secara bertahap.
Namun saat menjalani pengantaran tahap berikutnya, musibah justru terjadi. Motor yang menjadi alat utama bekerja hilang bersamaan dengan paket pelanggan yang masih berada di atas kendaraan.
Pasca-kejadian, Ikbal langsung melaporkan peristiwa tersebut kepada kepala gudang tempatnya bekerja. Meski pihak perusahaan disebut tengah mengupayakan agar akun kemitraannya tidak ditangguhkan, Ikbal kini dihantui kekhawatiran harus menanggung kerugian paket yang hilang.
“Informasi dari kepala gudang, kemungkinan besar paket yang hilang menjadi tanggung jawab kurir,” tambahnya dengan nada lesu.
Kasus pencurian tersebut kini telah dilaporkan ke Polresta Bandar Lampung dengan nomor laporan LP/B/790/V/2026/SPKT/Polresta Bandar Lampung/Polda Lampung.
Korban berharap polisi segera mengungkap pelaku melalui pemeriksaan saksi maupun penelusuran rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian. Sebab selain kehilangan kendaraan, pencurian itu juga berdampak langsung terhadap pekerjaannya sebagai kurir harian yang bergantung penuh pada sepeda motor untuk mencari nafkah. (*)

berdikari









